
Pak Mardi begitulah orang - orang disekitarnya memanggil pria ini.Pak Mardi tinggal di sebuah rumah (yang sebenarnya tidak layak disebut rumah bahkan untuk tempat tinggal) dilingkungan mandala Tanjung Enim. Sangat ironis memang, Tanjung Enim yang merupakan kota kecil dengan kekayaan alam melimpah dan penuh dengan perusahaan - perusahaan "Megah" masih ada penduduknya yang hidupnya sangat miris.....
Uluran tangan kita lah yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka dan mengangkat mereka dari garis kemiskinan.........



Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus